Tuesday, November 15, 2016

ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR

BAB 1
PENGANTAR ISBD

1. Ilmu-ilmu alamiah (natural science)
    Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal terserbut digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu , lalu dibuat analisis untuk menetukam suatu kualiatas. Hasil anlisi penenlitian 100% benar dan/100% salah.
2. Ilmu sosial (social sciene)
     Ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji ketraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antar manusia. Tetapi hasil penelitian nya tidak mungkin 100% benar, hanya mendekati kebenaran.kelompok ilmu sosial antara lain: ilmu ekonomi, sosiologi, politik, demografi, psokilogi, antopologi sosial, sosiologi hukum , dan sebagainya.
3. Pengertahuan budaya (the humanities)
   Penegtahuan budaya bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Pengetahuan budaya dibatasi sebagai pengetahuan yang mencangkup keahlian(disiplin) seni dan filsafat. Ilmu sosial budaya dasar(ISBD) termasuk dalam kelompok ilmu osial dan ilmu budaya. Mengapa demikian ? karena isbd merupakan gabungan dari ilmu sosial dasar (ISD) yang termasuk kedalam golongan ilmu sosial serta ilmu  budaya dasar (IBD) yang termasuk kedalam golonga  ilmu budaya .
A. HAKIKAT DAN RUANG LINGKUP ISBD
  1. hakikat dan ruang lingkup ISD dan IBD
      ISBD merupakan gabungan dari ISD dan IBD. ISD merupakan suatu disiplin ilmu yang bertujuan untuk menanggapi masalah-masalah sosial, khusus nya yang dihadapi masyarakat Indonesia. Adapun tema pokok ISD adalah hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungan.
 Objek kajian ISD
   a. berbagai kenyataan bersama yang merupakan masalah sosial yang dapat  ditanggapi melalui pendekatan sendiri maupun pendekatan antar bidang (interdisiplin).
   b. keanekaragaman golongan dan kesatuan sosial dalam masyarakat yang masing-masing memiliki kepentingan dan kebutuhan sendiri, tetapi terdapat juga persamaan kepentingan yang dapat mengakibatkan kerjasama dan pertentangaan.
Ruang lingkup ISD
·         Individu, keluarga , dan masyarakat.
·         Masyarakat kota dan desa.
·         Masalah penduduk.
·         Pelapisan sosial.
·         Pemuda dan sosialisasi.
·         Ilmu pengetahuan, teknologi, dan kemiskinan.
   Sedangkan ilmu budaya dasar (IBD) merupakan suatu disiplin ilmu yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengetahuan umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan pokok kajian IBD .
Pokok kajian IBD
   Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya serta hakikat manusia yang satu. IBD bukan tentang budaya tetapi mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan budaya.
Ruang lingkup IBD
·         Manusia dan pandangan hidup.
·         Manusia dan keindahan.
·         Manusia dan keadilan.
·         Manusia dan cinta kasih.
·         Manusia dan tanggung jawab.
·         Manusia dan kegelisahan.
·         Manusia dan harapan
2. Hakikat dan Ruang Lingkup ISBD
    ISBD merupakan penggabungan dari dua buah disiplin ilmu (mata kuliah umum/MKU). Yang berdiri sendiri yaitu ISD dan IBD. Penggabungan ini merupakan perampingan kurikulum di MKU (dan juga fakultas). Mata kuliah ini merupakan sumber nilaai dan pedoman bagi penyelenggaraan program studi guna mengantarkan mahsiswa dan memantapkan kepribadian, kepekaan sosial, kemampuan hidup bermasyarakat, pengetahuan tentang pelstarian dan pemanfaataan sumber daya alam(SDA). Serta mempunyai wawasan tentang perkembangaan ilmu pengetahuan teknologi dan seni (IPTEKS).
Berdasarkan Sk Dirjen Dikti No.44/dikti/kep/2006 tentang rambu-rambu pelaksanaan kelompok mata kuliah berkehidupan bermasyarakat di perguruan tinggi. ISBD mengkaji tentang:
·         Pengantar ISBD.
·         Manusia sebagai makhluk budaya .
·         Manusia sebagai makhluk individu dan sosial.
·         Manusia dan peradaban.
·         Manusia, keragaman, dan kesetaraaan.
·         Manusia, nilai, moral, dan hukum.
·         Manusia, sains, teknologi, dan seni.
·         Manusia dan lingkungan.
Maka dapat dikatakan bahwa ISBD adalah ”pengetahuan metodis”, koheren, dan sistematis yang mengkaji ralitas atau kedudukan manusia sebagai makhluk indivual,sosial, dan budaya.
B. ISBD Sebagai Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat MBB dan Pendidikan umum.
   Berdasarkan keputusan menteri Pendidikan Nasional Nomor 232/U/2000 tentang pedoman penyusun kurikulum pendidikan tinggi dan penilaian hasil belajar mahasiswa, kelompok bahan kajian dan pembelajaran yang dicakup dalam satu program studi yang dirumuskan dalam kurikulum terdiri atas:
·         Kelompok mata kuliah pengembangan kepribadian (MPK).
·         Kelompok mata kuliah keilmuan dan keterampilaan MKK).
·         Kelompok mataa kuliah keahlian berkarya(MKB).
·         Kelompok mata kuliah prilaku berkarya (MPB).
·         Kelompok mata kuliah kehidupan bermasyarakat (MBB).
MBB adalah kelompok bahan kajian dan pelajaran yang diperlukan seseorang untuk dapat memahami kaidah berkehidupan bermasyarakat sesuai dengan pilihan keahlian dalam berkarya.
·         Visi ISBD Sebagai MBB
Mengantarkan mahasiswa memantapkan kepribadian, kepekaan sosial, kemampuan hidup bermasyarakat, pengetahuan tentang pelestarian, pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan hidup, dan mempunyai wawasan tentang perkembangan ilmu pengetahuan ,teknologi, dan seni.
·         Misi ISBD Sebagai MBB
Menumbuhkembangkan daya kritis, daya kreatif, apresiasi, dan demi memantapkan kepribadian nya sebagai bekal hidup bermasyarakat.
·         Kompetensi ISBD sebagai MBB
Standar kompetensi yang harus dikuasai mahasiswa meliputi: berfikir kritis, kreatif, sistematik, dan ilmiah, berwawasan luas,etis, estetis, memiliki apresiasi, kepekaan dan empati sosial, bersikap demokrasi, berkeadaban, dan menjunjung tinggi nilai, memiliki kepedulian terhadap pelestarian sumber daya alam (SDA), dan lingkungan hidup, mempunyai wawasan tentang perkembangan ilmu pengetahuan teknologi dan seni, serta dapat ikut berperan serta mencari solusi pemecahan masalah sosial, budaya, dan lingkungan hidup secara arif.
·         Metodologi pembelajaran ISBD dan MBB
a. proses pembelajaran diselenggarakan seccara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif.
b. pembelajaran yang diselenggarakan merupakan proses yang mendidik, yang di dalam nya terjadi pembahasan kritis, analitis, induktif, deduktif, dan reflektif melalui dialog kreatif  partisipatori untuk mencapai pemahaman tentang kebenaran subtansi dasar kajian, berkarya nyata, dan untuk menumbuhkan motivasi belajar sepanjang hayat.
c. pembelajaran yang diselenggarakan dalam bentuk aktivitas proses pembelajaran seperti kuliah tetap muka, ceramah, dialog(diskusi) interaktif, studi kasus, dan kegiatan kurikuler.
d. pembelajaran yang meningkatkan motivasi belajar dan menumbuhkan kesadaran bahwa pembelajaran berkehidupan bermasyarakat yang merupakan kebutuhan hidup untuk dapat eksis dalam masyarakat global.

2. ISBD Sebagai Program Pendidikan Umum
    Masalah yang dihadapi dunia pendidikn adalah bahwa proses pendidikan dewasa ini hanya mampu menciptakan para ahli yang handal, tetapi tidak melahirkan para lulusan yang memiliki integritas kepribadian.
    Menurut Phenix (1964) terdapat enam pola makna esensial bagi segenap mahasiswa dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi yaitu:
·         Makna symbolycs.
·         Makna empirics.
·         Makna esthetics.
·         Makna ethics.
·         Makna synoetics.
·         Makna synoptic.
   Sasaran yang disentuh dalam general education adalah tiga potensi utama      yaitu: akal, hati, dan tingkah lakunya. Artinya general education tidak hanya mendidik kepala (inteligensi) dan tangan ( keterampilan), akan tetapi juga membentuk hati ( karakter yang akan membentuk humanisasi) sehingga akan dihasilkan lulusan yang pintar dan bermoral
    Berdasarkan fungsi dan tujuan pendidikan nasional, kurikulum pendidikan nasional selalu memuat nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan secara terintegrasi. Kemampuan personal yang harus dimiliki mahasiswa adalah berkaitan dengan kemampuan mereka untuk menempatkan diri sebagai anggota masyarakat yang tidak terpisah dari masyarakat itu sendiri, serta kemampuan untuk memiliki tanggung jawab sosial bermasyaraakat. Selain itu kemampuan personal ISBD sebagai program pendidikan umum mengharapkan agar lulusan perguruan tinggi memiliki dua kemampuan lainnya,
·         Kemampuan akademik
·         Kemampuan personal
C. ISBD Sebagai Alternatif Pemecahan Masalah Sosial Budaya
     ISBD merupakan disiplin ilmu yang memberikan dasar-dasar  pengetahuan sosial dan konsep-konsep budaya kepada mahasiswa sehingga mahasiswa mampu mengkaji masalah sosial, kemanusiaan dan budaya, selanjutnya memberikan alternative pemecah masalah atas masalah tersebut. Artinya mengorientasikan diri untuk selanjutnya mampu mengetahui kearah mana pemecah masalah harus dilakukan.
BAB II
MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK BUDAYA
A. hakikat Manusia Sebagai Makhluk Budaya
     1. Hakikat manusia
      Manusia adalah makhluk yang luar biasa kompleks dan semprna yang di ciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa . Tuhan membekali manusia dengan akal dan persiapan untuk menrima bermacam-macam ilmu pengetahuan dan kepandai, sehingga manusia dapat berkreasi (budaya cipta) dan sanggup menguasai alam dan hewan(binatang) melalui proses interaksi .selain itu ,manusia merupakan panduan antaran makhluk material (jasad /raga) dan makhluk spiritual (jiwa). Dinamika manusia tidak tinggal diam karena manusia sebagai dinamika selalu mengktivasikan dirinya serta selalu berupaya untuk berkembang sesuai dengan kebutuhan hidupnya. Artinya manusia adalah makhluk yang dinamis (selalu berkembang).bukan makhluk yang statis (tetap / tidak pernah berkembang ) jika pembicaraan mengarah ke hakikat ,maka berbicara mengenai hakikat manusia berarti membicarakan mengenai upaya manusia untuk mengenai dan mecari tahu siapa diri nya sesungguhnya .
       Manusia di ciptakan memiliki keunikan tersendiri .manusia yang satu tidak bisa menjadi seperti manusia lainnya , walau bagai manapun upaya nya untuk mengidentikan takdir diri nya dengan manusia lain tersebut . manusia hanya bisa menjadi dirinya sendiri ,karena itulah dirinya dan itu lah hakikat dirinya sebagai manusia yang melekat dalam pribadinya sendiri.
      Dalam sejarahnya, tidak ada definisi yang sempurna tentang manusia. Para pakar hanyaa menyebut manusia pada batasan tertentu, antara lain; fisik, fenomena jiwa, hubungan nya dengan lingkungan, sosial, seni, etika, dan lain-lain. Tetapi jika ditinjau secara tata bahasa, kata manusia berasal dari bahasa singkrit, yaitu”manu” yang artinya berfikir. Atrinya , manusia adalah makhluk yang berfikir atau memiliki pemikiran. Selain itu, ketidaksempurnaan pendefinisian manusia juga diakibatkan oleh para ahli yang mendefinisikan manusia berdasarkan konsep dan sudut pandang masing-masing yang berbeda (bedasarkan keahlian mereka). Misalnya, yang tergolong dalam golongan makhluk mamalia. Ahli ilmu ekonomi mendefinisikan manusia makhluk yang ingin memperoleh keuntungan atau selalu memperhitungkan setiap kegiatan(homo ekonomicus). Ahli sosiologi mendefinisikan manusia sebagai makhluk yang tidak dapat berdiri sendiri, dan lain sebagainya.
    Manusia tetap merupakan makhluk yang sangat kompleks. Manusia bisa dipandang secara segmental/parsial, misalnya sebagai berikut:
a.       Manusia sebagai homo ekonomicus
b.      Manusia sebagai homo socius
c.       Manusia sebagai homo homini lupus
d.      Manusia sebagai homo faber
e.       Manusia sebagai zoon politicon
    Manusia dibangun atas unsure-unsur yang satu sama lain saling terkait. Unsure-unsur prkrmbangan manusia tersebut ialah:
a.       Jasad , badan kasar manusia yang terlihat dari luar dan dapat diraba
b.      Hayat , yang mengandung unsure hidup , yang ditandai adanya gerak (bergerak)
c.       Ruh , yaitu daya yang bekerja secara spiritual yang memahami kebenaran dan memiliki kemampuan mencipta yang bersifat konseptual dan menjadi pusat lahirnya kebudayaan.
d.      Nafs , adalah pengertian diri atau “aku”an , yaitu kesadaran tentang diri sendiri.
     Daya rasa dibedakan menjadi dua; yaitu (Supartono Widyosiswoyo, 1987:12):
a.       Perasaan indrawi yang berkaitdengan ransangan yang diterima oleh panca indera
b.      Perasaan rohani adalah perasaan yang luhur hanya ada pada manusia. Perasaan rohani terbagi menjadi enam macam
1.      Perasaan intelektual
2.      Perasaan ekstetis
3.      Perasaan etis
4.      Perasaan diri
5.      Perasaan sosial
6.      Perasaan religious
      Soren kierkegard , seorang filsuf dari dermark , pelopor ajaran “eksistensialisme” yang menempatkan manusia sebagai subjek sekaligus objek , tanpa pemisahan (Mullen, 1981:160).  Dalam perkembangan selanjutnya , para filsuf eksistensialis ini menyepakati adanya 3 hal yaitu (Dison,1962:18):
a.       Kesedihan dan penderitaan adalah kondisi yang diperlukan dan harus dialami
b.      Setiap manusia pasti berhadapan dengan hal yang tidak dapat dihindari , berupa penderitaan , kecemasan , sikap apatis , dan rasa takut.
c.       Nilai eksistensialisme menitikberatkan pada kesadaran , membngkitkan hasrat dan tekad seseorang untuk melibatkan segenap kemampuannya
    Kebebasan adalah hal yang mutlak , akan tetapimutlak disini bukan berarti kebebasan dalam diri harfiah untuk berbuat segala sesuatu sesuka hati dengan dasar dorongan insting manusiawi. Kebebasan yang dimaksud adalah kebebasan akal budi yang berasal dari dalam diri manusia itu sendiri untuk menentukan apa yang akan dilkukan hidupnya .
2. Hakikat Manusia Sebagai Makhluk Budaya
    Manusia merupakan salah satu ciptaan tuhan yang ada dipermukaan bumi . artinya , manusia bukan satu-satunya mahluk makhluk ciptaan Tuhan . makhluk tuhan didunia(bumi) terbagi menjadi empat macam yang sifatnya berbeda-beda:
a.       Alam memiliki sifat wujud
b.      Tumbuhan memiliki sifat wujud dan hidup
c.       Binatang memiliki sifat wujud , hidup ,dan dibekali nafsu
d.      Manusia memiliki sifat wujud , hidup , dibekali nafsu serta , akal budi
   Akal budi merupakan pemberian tuhan dan sekaligus potensi dalam diri manusia yang tidak dimiliki oleh makhluk lain. Kita bahas pertama yakni kemampuan berfikir manusia sebagai kodra alami yang dimiliki untuk memecahkan masalah-masalah hidup yang dihadapi. Apa saja kebutuhan hidup manusia? Secara umum , kebutuhan manusia dalam kehidupan dapat dibedakan menjadi dua , yaitu:
a.       Kebutuhan yang bersifat kebendaan (sarana/prasarana) atau badani , ragawi , atau jasmani , atau biologis
b.      Kebutuhan yang bersifat rohani , mental atau psikologi contohnya adalah: kasih saying , pujian , perasaan aman , kebebasan , dan sebagainya
   Abram Maslow , seorang ahli psikologi , berpendapat bahwa kebutuhan manusia dalam hidup dibagi menjadi lima tingkatan . kelima tingkatan tersebut adalah sebagaai berikut (Hermanto dan Winarno2010:20):
a.       Kebutuhan fiiologis (physiological needs) kebutuhan ini merupkan kebutuhan dasar , primer , dan vital , .
b.      Kebutuhan akan rasa aman dan perlindungan (safety and scuryti needs) kebutuhan ini menyangkut perasaan , seperti bebas dari rasa takut , terlindung dari ancaman bahaya dan penyakit
c.       Kebutuhan sosial (social needs) kebutuhan ini meliputi kebutuhan akan dicintai , diperhitungkan sebagai pribadi , diaakui sebagai anggota kelompok
d.      Kebutuhan akan penghargaan (estem needs) kebutuhan ini meliputi kebutuhan manusia untuk dihargai kemampuannya , dihargai kedudukan nya
e.       Kebutuhan akan aktualisasi diri (self actualization) kebutuhan ini meliputi kebutuhan untuk memaksimalkan penggunaan potensi-potensi , kemampuan , bakat , dan kreativitas.
      Kebutuhan manusia dapat terpenuhi karena manusia menggunakan daya kerja otaknya. Artinya , kecakapan menggunakan otaknya ini menjadi faktor terpenting yang menyebabkaan kemajuan dan perluasan hasil-hasil ciptaan manusia , sebagai insan  yang berbudaya . bahasan yanag kedua yaitu , budi berasal dari bahasa sanskerta , yaitu “budh” yang artinya “akal”. Dalam kamus Besar Bahasa Indonesia (2008) dinyatakaan bahwa budi  adalah “bagian dari kata hati yang berupa panduan akal dan perasaan dan yang dapat membedakan baik-buruk sesuatu”. Jika akal dan budi digabungkan , maka dengan akal dan budi ini , manusia mampu menciptakan , mengkreasi , memperlakukan , memperbaharui , memperbaiki , mengembangkan , dan meningkatkan sesuatu yang ada untuk kepentingan hidup manusia dengan hanya melihat dan mempelajari sesuatu. Dengan akal budinya , manusia mampu mengalahkan makhluk lainnya dalam pemenuhan kepentingan dan kebutuhan hidupnya . melalui akal dan pikiran nya juga , manusia dapat mewariskan kepandaiannya. Dengan akal budi pula , manusia , mampu menciptakan kebudayaan. Pada hakikatnya , kebudayaan mempunyai dua segi (bagian yang tidak dapat dilepaskan hubungan nya satu sama lain , yaitu (Soekmono,1973:9):
a.       Segi kebendaan yaitu meliputi segala benda buatan manusia sebagai perwujudan dari akalnya , serta bisa diraba
b.      Segi kerohanian , terdiri atas alam pikiran dan kumpulan perasaan yang tersusun secara teratur . keduanya tidak bisa diraba .
    Manusia yang disebut sebagai makhluk yang berbudaya tidak lain adalah makhluk yang senantiasa mendayagunakan akal budinya untuk menciptakaan kebahagiaan , karena yang membahagiakan hidup manusia itu hakikatnya sesuatu yang baik ,benar , dan adil yang terkandung dalam kebudayaan.
B. APRESIASI TERHADAP KEMANUSIAAN DAN KEBUDAYAAN
  1.Apresiasi Terhdap Kemanusiaan
      Istilah manusia adalah istilah yang konkret , yaitu homo , sedangkan isstilah kemanusiaan adalah istilah yang abstrak , yaitu human. Kemanusiaan berarti hakikat dan sifat-sifat yang khas manusia sebagai makhluk yang tinggi martabatnya dan patut untuk diberikan apresiasi(penghargaan). Sebagaai makhluk ciptaan tuhan , manusia memiliki harkat dan derajat yang tinggi jika dibandingkan dengan makhluk lainnya
2. Apresiasi Terhadap Kebudayaan
    Kebudayaan berasal dari bahasa sanskerta , yaitu buddhayah yang merupakan bentuk jamak dari budhi (budi dan akal) sehingga diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal. Harsojo mengemukakan pokok-pokok kebudayaan sebagai berikut:
a.       Kebudayaan yang terdapat antara umat manusia itu sangat beranekaragam
b.      Kebudayaan itu didapat dan diteruskakn secara sosial
c.       Kebudayaan terjabarkan dari komponenbiologis, psikologis , dan sosiologi dari eksistensi manusia
d.      Kebudayaan itu berstruktur
e.       Kebudayaan itu terbagi dalam beberapa aspek
f.       Kebudayaan itu dinamis
g.      Nilai dalam kebudayaan itu bersifat relative
     Kluckholn dalam karyanya yang berjudul “universal categories of culture” (1953)mengemukakan bahwa ada 7 unsur kebudayaan yaitu :
a.       Sistem peralatan dan perlengkapan hidup (teknologi)
b.      Sistem mata pencaharianhidup dan sistem ekonomi
c.       Sistem kemasyarakatan/ kekrabatan atau organisasi sosial
d.      Bahasa
e.       Kesenian
f.       Sistem pengetahuan
g.      Sistem religi
      Berdasarkan sifat hakikat kebudayaan tersebut jelaslah bahwa kebudayaan merupakan konsep yang sangat luas , yang meliputi aspek prilaku dan kemampuan manusia , ia menjadi milik hakiki manusia dimana pun berada dan keberlangsungan suatu budaya akan sangat ditentukan oleh masyarakat pendukung kebudayaan itu.
     Berdasarkan uraian diatas dapat dikatakan bahwa
a.       Manusia merupakan pencipta kebudayaan melalui akal budi yang dimiliki nya
b.      Terciptanya kebudayaan adalah hasil interaksi manusia dengaan segalaa isi alam raya
c.       Karena manusia adalaah pencipta kebudayaan , maka manusia adaalah makhluk yang berbudaya
d.      Perbedaan kebudayaan harus diapresiasi , bukan dijadikan sebagai sumber konflik
C. ETIKA DAN ESTETIKA BUDAYA
    1.Etika Dalam Berbudaya
        Etika berasal dari bahasa yunani , yaitu “ethos” yang artinya ajaran tentang baik dan buruk. Menurut Saloman (1998) etika dapat dikelompokkan menjadi dua definisi yaitu:
a.       Etika merupakan karekter individu , dalam hal ini termasuk bahwa orang yang beretika adalah orang yang baik
b.      Etika merupakan hukum sosial. Etika merupakan hukum yang mengatur, mengendalikan serta membatasi prilaku manusia
       Etika melihat dari sudut baik dan buruk terhadap perbuatan manusia. Dan berkaitan dengan masalah moral, etika juga berkaitan dengan masalah nilai. Nilai-nilai etika adalah nilai tentaang baik dan buruk kelakuan manusia.nilai etika diwujudkan dalam norma etik , norma moral , dan norma kesusilaan. Sementara norma etik berhubungan dengan manusia sebagai individu karena menyangkut kehidupan pribadi.
2.Estetika Dalam Budaya
    Kata estetika dikutip dari bahasa yunani yaitu Aisthekos atau Aishtanomal yang berarti mengamati dengan indra (Kellerman, 1977:18). Pengertian tersebut juga berkaitan dengan istilah aistheis yang berarti pengamatan
Pengamatan dilakukan dengan menggunakan panca indra, yaitu:
1.      Mata sebagai indra penglihatan
2.      Hidung sebagai indra penciuman
3.      Telinga sebagai indra pendengaran
4.      Lidah sebagai indra pengecap
5.      Kulit sebagai indra peraba
   Selanjutnya , estetika merupakan teori tentang keindahan atau seni. Setetika berkaitan dengan masalah nilai indah atau jelek. Estetika berarti memenuhi unsure keindahan (secara estetik , murni maupun secara sempit ,baik dalam bentuk , garis , waarna , kata , ataupun nada ) . keindahan itu sendiri dapat diartikan dalam beberapa hal , yaitu:
a.       Secara luas , yaitu mengandung ide yang baik yang meliputi watak indah , hukum yang indah , ilmu yang indah ,dll.
b.      Secara sempit , indah yang terbatas pada lingkungan persepsi penglihatan (bentuk dan warna).
c.       Secara estetik murni , yaitu menyangkut pengalaman yang berhubungan dengan penglihatan, pendengaran dan etik. Budaya sebagai hasil karya manusia sesungguhnya diupayakan untuk memenuhi unsur estetika (keindahan).
D. MEMANUSIAKAN MANUSIA
      Memanusiakaan manusia berarti prilaku manusia untuk senantisa menghargai dan menghormati harkat dan derajat manusia lain. Memanusiakan manusia adalah tidak menindas sesama secara harfiah , humanisme adalah paham yang bertujuan menghidupkan rasa prikemanusiaan dan mencita-citakan pergaulan hidup yang lebih baik. Dalam aplikasinya humanism tidak memandang bangsa , agama ,daerah , warna kulit , dan sejenisnya.
      Kata-kata memanusiakan manusia tidak bisa diartikan secara harfiah dimana melakukan hal “memanusiakan manusia” bukan berarti sebelumnya kita memperlakukan manusia tidak seperti manusia. Akan tetapi memanusiakan manusia adalah perbuatan yang selalu menghormati dan menghargai manusia sebagai manusia kapan pun dimana pun. Contoh perbuatan yang memanusiakan manusia : Jokowi(gubernur DKI Jakarta). Yang memindahkan pedagang kaki lima kala menjabat sebagai walikota Surakarta

E. PROBLEMATIKA KEBUDAYAAN
     Kebudayaan yang diciptakan manusia dalam kelompok dan wilayah yang berbeda-beda yang menghasilkan keraagaman budaya artinya ,kebudayan yang diciptakan oleh satu kelompok berbeda dengan kebudayaan yang diciptakan oleh kelompok lain
   Berikut dinamika kebudayaan dan masalahnya :
1.  Penetrasi kebudayaan
      Adalah masuknya pengaruh suatu kebudayaan ke kebudayaan lain
a.       Akultrasi
b.      Asimilasi
c.       Sintesis
d.      Penetrasi kekerasan ,masuknya sebuah kebudayaan dengan cara memaksa dan merusak
2. Pewaris kebudayaan
     Pewaris kebudayaan yaitu proses pemindahan , penerusan ,pemilikan dan pemakai budaya
3. Perubahan kebudayaan
    Yaitu perubahan yang terjadi sebagai akibat adanya ketiak sesuaian diantara unsur-unsur budaya yang saling berbeda sehingga terjadi keadaan yang fungsinya tidak serasi bagi kehidupan.perubah kebudayaan yaitu proses penyebaran nya unsur – unsure kebudayaan dari suatu kelompok lain ke kelompok lain atau suatu masyarakat ke masyarakat lain
BAB III
MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU DAN MAKHLUK SOSIAL
A. Hakikat manusia sebagai makhluk individu dan sosial
      Unsur yang terdapat dalam hakikat manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial terdiri dari hal-hal berikut( Hermanto dan Winarno,2010:40):
1.      Susunan kodrat manusia yang terdiri atas raga dan jiwa
2.      Sifat kodrat terdiri atas makhluk individu dan sosial
3.      Kedudukan kodrat terdiri atas makhluk berdiri sendiri dan makhluk ciptaan tuhan
1. Manusia Sebagai Makhluk individu
     Individu berasal dari bahasa yunani , yaitu “individum” yang berarti tak terbagi. Kata individu merupakan sebutan yang dipakai untuk menyatakan satu kesatuan yang paling kecil atau terbatas.
    Manusia sebagai makhluk individu merupakan pribadi yang terpisah , berbeda dengan pribadi yang lainnya karena memiliki sifat , watak ,keinginan , kebutuhan dan cita-cita yang berbeda satu dengan lainnya.
B. Manusia Sebagai Makhluk Sosial
      Menurut karakternya manusia adalah makhluk sosial atau makhluk bermasyarakat yang membutuhkan perkembangan. Artinya dalam hubungan nya dengan manusia sebagai makhluk sosial , manusia selalu hidup bersama dengan manusia lainnya. Sejak lahir manusia sudah butuh pergaulan dengan orang lain terutama dalam hal makan dan minum , saat bayi hingga dewasa dan tua. Dengan demikian , sejak manusia dilahirkan , ia memiliki dua keinginan pokok yaitu:
a.       Keinginan untuk menjadi satu dengan manusia disekelilingnya
b.      Keinginan untuk menjadi satu dengan lingkungan disekelilingnya
2. Pentingnya Sosialisasi Bagi Manusia sebagai Makhluk Individu
     Tidak bisa dipungkiri bahwa sebagai makhluk individu manusia tidak bisa hidup sendiri. Manusia pasti sangat membutuhkan orang lain (proses sosialisasi) sehingga manusia disebut juga sebagai makhluk sosial.proses sosialisasi akan membuka berbagai macam cakrawala pengetahuan yang besar bagi setiap individu.
B.PERANAN MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU DAN SOSIAL
     Manusia dianugerahi hidup bukan hanya sekedar untuk hidup. Manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial memiliki peranan penting diantaranya menjaga kelestarian alam , menjaga hubungan antara sesame manusia, serta menjaga hubungan dengan sang pencipta.


1.Peranan Manusia Sebagai Makhluk individu
    Sebagai makhlk individu , manusia berperan mewujudkan hal-hal sebagai berikut:
a.       Mewujudkan harkat dan martabat yang mulia
b.      Mengupayakan terpenuhnya hak-hak dasarnya sebagai manusia
c.       Merealisasikan segenap potensi dirinya untuk kesejahteraan hidup
d.      Menuntut ilmu pengetahuan ,manusia akan memperoleh penghormatan akan harkat dan martabatnya. Manusia akan memperoleh haknya.
2.Peranan Manusia Sebagai Makhluk Sosial
    Sebagai makhluk sosial , manusia berperan untuk mewujudkan hal-hal berikut:
a.       Melakukan interaksi dan menciptakan kehidupan berkelompok
b.      Menciptakan norma yang mengatur kehidupan sosial norma tersebut adalah:
1.      Norma agama
2.      Norma kesusilaan dan moral
3.      Norma kesopanan atau adat
4.      Norma hukum
      c.   Mengupayakan terlaksananya kewajiban
      Jika dalam dimensi individu ,muncul hak-hak dasar manusia sebagai manusia yang bebas , maka dalam dimensi sosial muncul kewajiban manusia sebagai dasar untuk menghargai hak orang lain serta mentaati norma yang berlaku dimasyarakat.
C. DINAMIKA INTERAKSI SOSIAL
      Interaksi sosial merupakan faktor dalam kehidupan sosial. Interaksi sosial merupakan fondasi dari hubungan yang berupa tindakan yang berdasarkan norma dan nilai sosial yang berlaku dan ditererapkan dimasyarakat.adapun interaksi sosial adalah sebagai berikut( Gillin and Gillin, 1942)
1.Asositif yaitu proses interaksi yang mengarah kepada persatuan meliputi
a.       Akomodasi ,adalah proses penyesuaian dimana orang-orang atau kelompok-kelompok yang sedang bertentangan bersepakat untuk menyudahi pertentangan tersebut atau setuju untuk menyudahi pertentangan tersebut atau setuju untuk mencegah pertentangan yang berlarut-larut dengan melakukan interaksi damai baik bersifat sementara maupun bersifat kekal
b.      Kerja sama ,ialah suatu bentuk interaksi sosial dimana orang-orang atau kelompok-kelompok bekerjasama atau saling membantu untuk mencapai tujuan bersama
c.       Asimilasi , adalah perpaduan antara dua kebudayaan yang menghasilkan kebudayaan baru
2. Disosiatif
     Yaitu proses interaksi yang mengarah kepada perpecahan meliputi:
a.       Persaingan
b.      Pertikaian
c.       Kontroversi
    Interaksi sosial dapat dilakukan dua orang atau lebih. Interaksi dapat dilakukan dalam situasi persahabatan atau permusuhan , tutur kata ,jabat tangan ,bahasa isyarat , atau tanpa kontak fisik
    Interaksi sosial hanya dapat berlangsung antar pihak apa bila terjadi reaksi dari salah satu pihak atau kedua belah pihak.ciri interaksi sosial sebagai berikut (Loomis and dyer,1976).
1.      Pelaku lebih dari satu orang
2.      Adanya komunikasi melalui kontak sosial (tidak hanya lewat telepon surat dan sebagainya)
3.       tersebut yang diperkirakan sipelaku
4.      Adanya dimensi waktu yang menentukam sikap aksi yang sedang berlangsung
D. DILEMA ANTARA KEPENTINGAN  INDIVIDU  DAN KEPENTINGAN MASYARAKAT
      Dalam kehidupan bermasyarakat , pasti akan terjadi permasalahan/ dilemma antara melakukan kepentingan individu dengan kepentingan masyarakat. Individualisme merupakan satu paham yang memiliki pandangan bahwa manusia adalah makhluk yang merdeka dan bebas. Paham liberalisme menolak adanya pembatasan, khususnya dari pemerintah dan agama. Sementara itu sosialisme merupakan pandangan yang berpendapat bahwa kepentingan masyarakat yang harus diutamakan. Artinya sosialisme mementingkan masyarakat keseluruhan ha-hak individu harus diletakkan dalam kerangka kepentingan masyarakat luas
BAB IV
MANUSIA DAN PERADABAN
A. HAKIKAT PERADABAN
       Peradaban memiliki berbagai arti dalam kaitannya dengan masyarakat dan manusia. Peradaban berasal dari kata “adab” yang artinya akhlak atau kehaluan budi pekerti.
B. MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK BERADAB DAN MASYARAKAT ADAB
     Manusia adalah makhluk yang beradab sehingga mampu menciptakan perdaban. Manusia sebagai makhluk beradab juga memiliki pengertian bahwa pribadi manusia itu memiliki potensi untuk berlaku sopan ,berakhlak ,dan budi pekerti luhur.manusia yang tidak beradab tidak mampu menyeimbangkan antara cipta ,rasa , dan karsa maka manusia bisa jatuh dalam prilaku kebiadaban karena cenderung akan berbuat tidak sopan , kasar dan sebagainya. Manusia lain sebagai makhluk individu juga disebut sebagai makhluk sosial ,manusia membentuk persekutuan yaitu masyarakat. Masyarakat adab pada dasarnya merupakan keinginan yang tulus dan manusia sebagai makhluk beradab .masyarakat madani merupakan konsep yang dibentuk  dari proses sejarah yang panjang dan memerlukan perjuangan yang terus menerus.
C. EVOLUSI BUDAYA DAN WUJUD PERADABAN DALAM KEHIDUPAN SOSIAL BUDAYA
1. Evolusi Budaya
     Evolusi budaya merupakan gejala umum yang terjadi sepanjang masa dalam setiap masyarakat. Evolusi budaya juga timbul akibat adanya perubahan alam lingkungan masyarakat , penemuan baru ,dan kontak dengan kebudayaan lain dalam dua kali priode.
a.       Masa prasejarah atau nirleka (nir artinya “tidak ada” dan leka artinya tulisan)adalah istilah yang digunakan untuk merujuk kepada masa dimana catatan sejarah yang tertulis belum tersedia.
b.      Masa sejarah (manusia setelah mengenal tulisan) , masa sejarah bermula ketika adanya catatan tertulis untuk dijadikan bahan rujukan.

Jenis Zaman
a.       Zaman batu
Terjadi sebelum zaman logam dikenal dan alat-alat kebudayaan terutama dibuat dan batu disamping kayu dan tulang. Zaman batu terbagi menjadi empat zaman:
1.      Paleotik (zaman batu tua)
2.      Mesolitik  (zaman batu madya)
3.      Neolitik (zaman batu muda)
4.      Megalitik (Zaman batu besar)
b.      Zaman logam
Pada zaman logam orang sudah dapat membuat alat-alat dari logam disamping alat-alat dari batu. Zaman logam ini terbagi atas:                                               
1.      Era tembaga
2.      Era perunggu
c.       Zaman besi
     Adalah suatu tahap perkembangan budaya manusia dimana penggunaan besi untuk pembuatan alat dan senjata sangat dominan. Zaman besi adalah priode terakhir dalam sistem tiga zaman untuk mengklasifikasi masyarakat prasejarah yang didahuli oleh zaman perunggu.
2. WUJUD PERADABAN DALAM KEHIDUPAN SOSIAL BUDAYA
          Peradaban merupakan tahapan dari evolusi budaya yang telah berjalan terhadap dan kesinambungan , memperlihatkan wujud dan karakter yang khas pada tahap tersebut , yang dicirikan oleh kualitas tertentu dari unsur budaya yang menonjol , meliputi tingkatan ilmu pengetahuan/ide/gagasan , seni , teknologi , sistem pemerintahan , hingga spiritualitas yang tinggi. Contoh wujud peradaban dalam kehidupan sosial budaya pada zaman dahulu adalah:
1.      Cadex Hummurabi para peradaban Mesopotamia kuno
2.      Sistem kepercayaan politisme pada peradaban lembah sungai Indus
3.      Tulisan (karya sastra) pada perdaban yunani kuno
4.      Sistem pemerintahan pada peradaban romawi kuno
5.      Peradaban suku maya

D. DINAMIKA PERADABAN GLOBAL
     Peradaban lahir sebagai respon (tanggapan) dengan segenap daya upaya dan akalnya menghadapi, menaklukkan dan mengolah alam sebagai tantangan (challenge) guna mencukupi kebutuhan dan melestarikan kelangsungan hidupnya. Contoh tantangan  alam dan respon manusia (penerapan teknologi) untuk mengatasi tantangan alam itu adalah:
1.      Daerah yang tandus dan kering disikapi dengan menerapkan sistem pertanian menggunakan sistem pot bertingkat (pertikutul)
2.      Daerah rawan gempa disikapi dengan membuat rumah yang anti gempa dan lain sebagainya.
      Nabit dalam bukunya megatrens(1988) , menyatakan bahwa globalisasi (peradaban global) memunculkan perubahan-perubahan (dinamika) yang akan dialami oleh negara-negara dunia .perubahan tersebut antara lain :
1.      Perubahan dan masyarakat industry menuju kemasyarakat informasi
2.      Perubahan dari teknologi yang mengandalkan kekuatan tenaga menuju ke pengandalan teknologi canggih/mensin
3.      Perubahan dari ekonomi nasional menuju ke ekonomi dunia (kapitalisme)
4.      Perubahan dari sistem pemerintahan sentralisasi ke desentralisasi
5.      Perubahan dari demokrasi perwakilan ke demokrasi partisipatori
6.      Perubahan dari sistem hierarki ke jaringan kerja
7.      Perubahan dari sati diantara dua pilihan menjadi macam-macam pilihan , dan lain-lain.
E. PROBLEMATIKA PERADABAN GLOBAL PADA KEHIDUPAN MANUSIA
  1. Peradan global menciptakan globalisasi
      Evolusi kebudayaan merupakan proses perkembangan secara bertahap dan berkesinambungan (berbeda dengan revolusi yang cenderung instan dan cepat). Peradan global dewasa ini telah menciptakan era globalisasi.
2. Problematika peradaban global
     Tidak bisa dipungkiri bahwa peradaban global yang menciptakan era globalisasi dewasa ini , dengan semakin berkembangnya teknologi , terutama pada teknologi komunikasi membuat cakrawala/ ilmu pengetahuan masyarakat semakin terbuka luas.
3. Sikap beberapa neegara terhadap peradaban global
    Dalam menghadapi peradaban global ini bangsa-bangsa didunia memberi respon atau tanggapan yang berbeda-beda menurut mereka satu negara tidak bisa hidup tanpa bantuan negara lain , hubungan erat negara ini dapat tercapai dan dipermudah dengan adanya peradaban global. Ada juga sebagian lain tetap menerima peradaban global , sebagian keniscayaan akibat perkeembangan teknologi , informasi , dan transfortasi, tetapi tetap kritis terhadap akibat negatif peradaban global. Sebagian lagi yang kritis meolak peradaban global karena dianggap sebagai bentuk baru penjajahan (kolonialisme) melalui cara baru yang bersifat tradisional dibidang politik , ekonomi , teknologi , sosial dan budaya.
BAB V
MANUSIA, KERGAMAN, DAN KESETARAAN
     Kergaman yang terjadi pada diri setiap manusia adalah suatu kenyataan karena manusia merupakan makhluk pribadi /individu dan makhluk sosial yang memiliki perbedaan dengan manusia lainnya. Keragaman bukan berarti tidak setara , keragaman tetap menyimpan makna perlunya kesetaraan dalam keragaman tersebut. Manusia sama walau pun memiliki perbedaan atau keragaman.
A. HAKIKAT KERAGAMAN DAN KESETARAAN MANUSIA
1. Makna keragaman manusia
     Keragaman maksudnya bahwa tiap manusia itu memiliki perbedaan, selain sebagai makhluk individu , manusia juga makhluk sosial yang membentuk kelompok persekutuan hidup.
     Pada prinsipnya ada tiga macam istilah ynag digunakan untuk menggambarkan masyarakat yang beragam yang terdiri dari ras , agama ,bahasa dan budaya yang berbeda ,yaitu:
a.       Masyarakat plural adalah masyarakat yang terdiri lebih dari satu golongan/kelompok (many)
b.      Masyarakat majemuk menunjukan bahwa keragaman yang lebih dari satu itu memang berbeda-beda, bermacam—macam, dan bahkan tidak dapat disamakan.
c.       Masyarakat multicultural bermakna adanya keragaman dan kesediaan anggota masyarakat untuk menerimakeragaman (kelompok lain dianggap sama) sebagai kesatuan tanpa mempedulikan perbedaan budaya, etnik, gender, bahasa maupun agama.
2. Makna kesetaraan manusia
     Kesetaraan berasal dari kata setara/sederajat yang berarti “sama tingkatannya”. Dengan demikian kesetaraan atau kesederajatan menunjukkan adanya tingkatan yang sama, kedudukan yang sama, tidak tinggi atau lebih rendah antara satu sama lain.  Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa keragaman  yang ada tidak membuat manusia menjadi tidak sederajat atau tidak setara, akan tetapi manusia tetap setara atau sederajat dengan manusia lainnya walaupun memiliki perbedaan.
B. KEMAJEMUKAN DALAM DINAMIKA SOSIAL BUDAYA
     Majemuk berarti “banyak ragam ,beraneka, berjenis” cirri utama masyarakat majemuk adalah “hidup berklompok  yang berdampingan secarabfisik tetapi terpisah oleh kehidupan sosial dan tergabung dalam sebuah satuan politik”. Sacara horizontal ,masyarakat dikelompokkan berdasar:
1.      Etnik dan rasa atau asal usul keturunan
2.      Bahasa daerah
3.      Adat istiadat dan perilaku
4.      Agama pakaian, makanan, dan budaya maerial lainnya.
   Sementara itu secara Vertikal masyarakat majemuk dikelompokkan bedasar:
1.      Penghasilan atau ekonomi
2.      Pendidikan
3.      Pemukiman
4.      Pekerjaan
5.      Kedudukan sosial politik
     Di indonesia sendiri sebagai sebuah negara yang majemuk , kemajemukan masyarakat di Indonesia itu berdasarkan unsure ras dan etnik
1. Ras
    Ras berasal dari bahasa prancis, yaitu race dan bahasa italia razza , adalah suatu sistem klasifikasi yang digunakan untuk mengkategorikan manusia dalam populasi atau kelompok besar dan berbeda melalui cirri fenotipe , asal-usul geografis ,tanpang jasmani dan kesukuan yang diwarisi. Berdasarkan karakter biologis , manusia dapat dikelompokkan dalam berbagai ras, antara lain:
a.       Ras kalikasoid
b.      Negroid
c.       Magnoloid
d.      Australoid
e.       Melanosia
2. Etnik atau suku bangsa
     Etnik atau suku bangsa merupakan kelompok sosial/kesatuan hidup manusia yang memiliki sistem interaksi yang ada karena kontinuitas dan rasa identitass yang mempersatukan semua anggotanya serta memiliki sistem kepeminpinan sendiri(Kontjaraningrat, 1990).
     Indonesia adalah bangsa yang majemuk dengan jumlah etnik yag besar. Terdapat lebih dari 300 kelompok etnik atau suku bangsa di Indonesia.
C. KEMAJEMUKAN DAN KESETARAAN SEBAGAI KEKAYAAN SOSIAL BUDAYA BANGSA
1. Kemajemukan sebagai kekayaan bangsa Indonesia
    Indonesia adalah bangsa yang mejemuk , baik etnik, agama ,ras, golongan, tingakatan ekonomi hingga gender. Keragaman etnik menjadikan  Indonesia sebagai negara yang paling heterogen didunia(lebih dari 300 suku). Etnik merupakan identitas sosial budaya seseorang. Artinya identifikasi seseorang dapat diketahui darai bahasa, tradisi , budaya, kepercayaan, hingga pranata yang dijalani.kekayaan yang terefleksi dari kemajemukan etnis , budaya dan agama mengantarkan Indonesia menjadi sebuah negara debgan kekuatan budaya yang khas didunia. Oleh karena itu kemajemukan Indonesia harus diterima sebagai kekayaan sosial budaya bangsa yang terangkum dalam semboyaan Bhineka Tunggal Ika yang bermakna persatuan dalam perbedaan.
2. Kesetaraan sebagai warga bangsa Indonesia
    Manusia Indonesia memiliki kesetaraan dalam arti memiliki kesamaan kedudukan , hak dan kewajiban yang di jamin oleh UUD 1945. Apalagi Indonesia menganut sistem demokrasi, karena dalam negara demokrasi, kesetaraan antar sesama warga negara(manusia) diakui dan dijaamin.
D. PROBLEMATIKA KERAGAMAN DAN KESETARAAN SERTA SOLUSINYA DALAM KEHIDUPAN.

1. Problematika keragaman dan solusinya
     Keragaman yang ada dalam sebuah wilayah memang merupakan suatu kekayaan budaya yang harus dijaga dan dilestarikan. Adapun problema keragaman tersebut adalah:keragaman yang ada kadang kala menimbulkaan sikap saling curiga antar masyarakat satu dengan lainnya. Sikap curiga timbul akibat adanya sifat terbuka , logis dan dewasa atas keragaman masyarakat tersebut.
     Desintegrasi merupakan fase dimana sudah tidak dapat disatukan lagi pandangan .nilai norma ,dn tindakan kelompok yang menyebabkan pertentangan antar kelompok ,yang dilatar belakangi keragaman etnik ,agama ,dan lain sebagainya, misalnya:
a.       Kerusuhan sambas
b.      Kerusuhan samapit
c.       Konflik poso yang berlatar belakang perbedaan agama (antara islam dan Kristen) pada tahun  2001, dan lain sebagainya.
     Untuk menghindari dampaak buruk dari problem keragaman yang terjadi dimasyaraakat seeperti yang dijelaskan sebelumnya, ada beberapa hal (solusi) yang dapat dilakukan , yaitu:
a.       Integrasi berdasarkan sukarela bukan keterpaksaan
b.      Meningkatkan semangat religious,semangat nasionalisme, dan semangat pluraalisme
c.       Jalin komuniksi antar budaya daerah
d.      Melakukan rentegrasi
e.       Hilangkan penyakit budaya ,sebagai berikut:
1.      Etnosentrisme
2.      Stereotype
3.      Prasangka
4.      Rasisme
5.      Diskriminasi
6.      Scape goeting
   Selain solusi diatas tidak kalah penting adalah peran pemerintah dalam menjaga keragaman yanag ada.
2.Problem kesetaraan serta solusinya
    Kesetaraan yang diingikan adalah kesamaan derajat dalam, bidang, agama, suku, bangsa, ras, gender, golongan, hak untuk pendidikan, pekerjaan, kehidupan yang layak, kewajiban sebagai hamba tuhan (memeluk agama dan keyakinan masing-masing) individu, dan anggota mmasyarakat. Akan tetapi, kesetaraan yang diinginkan ini kadang kala menimbulkan problema/permasalahan.
BAB VI
MANUSIA, NILAI, MORAL, DAN HUKUM
A. HAKIKAT,FUNGSI DAAN PERWUJUDAN NILAI, MORAL, DAN HUKUM
  1. Hakikat fungsi dan perwujudan nilai
       Sesuatu dianggap bernilai apabila sesuatu itu memiliki sifat sebagai berikut: menyenangkan (peasant) berguna(useful), memuaskan (satisfying), dan keyakinan (belief). Artinya , sesuatu itu bernilai bila menyenagkan bagi manusia , dapat memuaskan manusia, menarik bagi manusia , dan menimbulkan keyakinan bagi manusia terhadap nilai dari sesuatu itu. Menurut Rokeach (1973), nilaai itu sendiri berfungsi antara lain sebagai berikut:
a.       Fungsi nilai sebagai standar
b.      Fungsi nilai sebagai rencana umum dalam memecahkan konflik dan pengambilan keputusan
c.       Fungsi motivasi
2. Hakikat fungsi dan perwujudan moral
     Dalam bahasa latin, moral berasal dari kata “mores” yang artinya adat kebiasaan. Pengertian moral dalam bahasa Indonesia adaalah akhlak atau kesusilaan yang mengandung makna tata tertib batin atau tata tertib hati nurani yang menjadi pembimbing tingkah laku batin dalam hidup( Kamus Besar Bahasa Indonnesia/KBBI, 2008).
     Selanjutnya moral pada hakikatnya dalah istilah manusia menyebut ke manusia atau orang lain dalam tindakan yang memiliki nilai positif. Manusia tidak mampu memiliki moral disebut “amoral” artinya dia tidak bermoral dan tidak memiliki nilai positif dimata manusia lainnya.
  
  Sumaryono (1945) mengklasifikasikan moralitas atas beberapa bagian, yaitu sebagai berikut:
a.       Moralitas objektif
b.      Moralitas subjektif
c.       Moralitas instrinsik
d.      Moralitas ekkstrinsik
3. Hakikat fungsi dan perwujudan hukum
     Hukum sangat penting dan memang harus ada dalam sebuah masyarakat (negara) karena hukum dalam kehidupan bermasyarakat memiliki fungsi. Sementara itu tutjuan hukum adalah untuk menjamin hukum dalam masyarakat dan hukum itu harus bersendikan pada rasa keadilan. Setiap orang menyadari bahwa dalam hubungan interaksi sosialnya dalam masyarakat, manusia selalu diliputi oleh rangkaian norma-norma yang turut mempengaruhi tantangaan kehidupan sosialnya baik secara langssung maupun tidak langsung.
      Noma hukum memiliki karakter spessifik yang menjadi cirri identik hukum itu sendiri ,yaitu (Soeprapto dan Maria Farida,1998:11):
a.       Norma hukum bersifat heteronom
b.      Norma hukum dapat dilekatkan sanksi pidana atau pun sanksi paksaan secara fisik yang dilaksanakan aparata penegak hukum yang diberi wewenang oleh hukum itu sendiri
B. KADILAN, KETERTIBAN, DAAN KESEJAHTERAAN
1. Hakikat keadilan
     Keadilan dalam bahasa arab adalah adil yang berarti “tengah” artinya keadilan berarti menempatkan sesuatu ditengah , tidak berat sebelah atau menempatkan sesuatu pada tempatnya. Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda ataupun orang. Terlepas darai itu keadilan tetaap merupakan cita-cita dan harapan yanag mutlak untuk dicapai oleh etiap manusia dalam kehidupan bermasyarakat.
   

  Mengenal macam-macam keadilan menurut Plato dan Aristoteles ada tiga macam keadilan , yaitu:
a.       Keadilan komutatif
b.      Keadilan distributive
c.       Kadilan legal atau moral
   Hubungan sosial adalah hubungan antar subjek yang saling menyadari kehadiran nya masing-masing.
2. Hakikat ketertiban
     Ketertiban berasal dari kata “tertib” yang berarti atauran atau peraturan yang baik (Kamus Besar Bahasa Indonesia/KBBI ,2008). Mislnya tertib acara aturan dalam siding(rapat dan sebagainya), aturan sangat penting bagi kehidupan manusia karena aturan itu akan menciptakan ketertiban.
3. Hakikat kesejahteraan
     Kesejahteraan atau sejahtera dapat memiliki tiga arti yaitu sebagai berikut:
a.       Dalam istilah umum sejaahtera menunjuk pada keadaan yang baik ,kondisi manusia dimana orang-orang nya dalam keadaan sehat dan damai
b.      Dalam istilah ekonomi , sejahtera dihubungkan dengan keuntungan benda (materi)
c.       Dalam hubungan nya dngan kebijakan sosial , kesejahteraan sosial menunjik ke jangkauan pelayanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kesejahteraan merupakan dambaan bagi setiap individu di dunia, tidak bisa dipungkiri bahwa kesejahteraan sangat berhubungan erat dengan berbagai macam aspek, termasuk ekonomi , sosial, hukum dan lain sebagainya.
BAB VII
MANUSIA, SAINS, TEKNOLOGI, DAN SENI
 Karakter yang dikembangkan
1. Rasa ingin tahu
     Yaitu mengetahuintentang sains,teknologi, dan seni sehingga nantinya mampu menerapkan dalam kehidupan dengaan baik.
     Sains dikatakan sebagai ilmu karena sains memenuhi unsur-unsur/ cirri-ciri dari suatu ilmu yaitu : Sistematika, adanya objek kajiaan ruang lingkup kajian dan memiliki metode yang diterapkan serta dikembangkan. Pengetahuan dapat dikembangkan manusia karena ddua hal:
a.       Manusia mempunyai bahasa yang dapat mengkomunikasikan informasi dan jalan pikiran yang melatarbelakangi informasi tersebut
b.      Manusia berfikir menuntut satu alur piker tertentu yang merupakan kemampuan untuk menalar atau melakukan penalaran
   Terdapat perbedaan antara pengetahuan dan sains(ilmu pengetahuan). Pengetahuan merupakan segala sesuatu yang diketahui manusia melalui tangkapan panca indera ,intuisi serta filsafat.
    Sementara sains atau ilmu merupakan pengetahuan-pengetahuan yang sudah diklasifikasikan, diorganisasi serta diinterpretasikan sehingga menghasilkan kebenaran yang objektif, serta teruji kebenaran nya, serta dapat di uji ulang secara ilmiah. Ilmu dapat diartikan sebagai pengetahuan yang tersusun secara sistematis  dengan menggunakan kekuatan pemikiran dimana pengetahuan tersebut selalu dapat dikontrololeh setiap orang yang ingin mengetahuinya. Berpihak dari hal ini , maka ilmu memiliki kandungan unsur-unsur pokok sebagai berikut:
a.       Berisi pengetahuan (knowlegde)
b.      Tersusun secara sistematis
c.       Menggunakan penalaran
d.      Dapat dikontrol secaraa kritis oleh orang lain
   Pengetahuan bisa mencapai ilmu jika sudah memenuhi tiga criteria sebagai berikut:
a.       Adanya aspek ontologism
b.      Adanya aspek epistemology
c.       Adanya aspek aksiologi
2. Hakikat teknologi
     Dalam bahasa yunani teknologi berasal dari kata “tchne” dan “logia”. “tchne berarti seni atau kerajinan ,dan logia atau logos artinya ilmu. Jadi , teknologi dalam artian ini adalah ilmu seni atau ilmu kerajinan (dalam menghasilkan sesuatu). Selanjutnya ,Brown (1980), menyatakan bahwa teknologi pada hakikatnya  merupakan peneraapan pengetahuan oleh manusia guna mengerjakan sesuatu yang diinginkan.

3. Hakikat seni
     Secara harfiah dalam bahasa latin seni adalah Ars yang berarti “kemahiran”. Dalam bahasa inggris disebut Art atau”suatu kemahiraan dalam membuat barang atau mengerjakan sesuatu”. Seni merupakan ekspresi jiwa manusia yang hasilnya berkembang menjadi bagian dari budaya manusia, akan tetapi hati-hati dalam menggunakan kata seni yang dilekatkan dengan satu objek.
4. Aplikasi sains, teknologi, dan seni
    Ilmu pengetahuan teknolohi dan seni (IPTEK) memiliki hubungan yang sangat erat. IPTEK merupakan bagian dari unsur pokok kebudayaan universal yang bisa dijumpai pada setiap kehidupan masyarakat, mulai dari zaman purba hingga sekarang. IPTEK juga berkaitan dengan upaya manusia untuk mencapai hidup pada taraf yang lebih baik.
     Berdasarkan uraian diatas maka dapat disimpulkan bahwa:
a.       Manusia sebagai pencipta kebudayaan
b.      Kebudayaan menghasilkan peradaban
c.       Produk peradaban adalah sains , teknologi , dan seni
d.      Produk sains, teknologi dan seni bertujuan untuk meigkatkan kesejahteraan manusia
e.       IPTEK itu netral tetapi tidak semuanya yang bebas nilai ( artinya ada yang bebas nilai)
B. DAMPAK PENYALAHGUNAAN IPTEK PADA KEHIDUPAN
      Pada saat ini perkembangan IPTEK sudah sedemikian pesatnya bahkan telah berpengaruh baik secara langsung maupun tidak langsungbagi kehidupan manusia, pengaruh tersebut menyangkut pola pikir, pola kerja. Dan pola hidup maupun tingkah lakunya. Secara umum dampak positif dari kemajuan IPTEK adalah kemudahan-kemudahan dalm beraktivitas.
C. PROBLEMATIKA PEMANFAATAN IPTEEK DI INDONESIA
     Ada empat bidang ilmu pengetahuan dan teknologi strategis yang akan menentukan masa depan dunia, yaitu:material, energy, mikroelektronik,dan teknologi(Rahadi Ramelan , Hermanto dan Winarno, 2010 :165). Dalam empat bidang ini menghasilkan empat macam teknologi yaitu:
1.      Teknologi bahan
2.      Teknoloi energy
3.      Teknologi mikroelektronika (informasi dan informatika)
4.      Teknologi hayati
    Contoh sedrhana pemanfaatan IPTEK oleh manusia terutama dalam memudahkan kebutuhan hidup, dengan dikembangkan sarana transfortasi, manusia bisa bergerak dan melakukan mobilisasi dengan cepat.
BAB VIII
MANUSIA DAN LINGKUNGAN
      Lingkungan merupakan bagian terpenting dan mendasar dari kehidupan manusia. Lingkungan memiiki hubungan dengan manusia, lingkungan dapat mempengaruhi sikap dan prilaku manusia,sebaliknya , kehidupan manusia juga akan mempengaruhi lingkungan hidupnya.
A. HAKIKAT DAN MAKNA LINGKUNGAN BAGI MANUSIA
       Manusia merupakan makhluk yang cepat beradabtasi dengan lingkungan. Adaptasi ini sangat diperlukan agar manusia dapat bertahan hidup dari seleksi alam. Oleh sebab itu makna lingkungan sebagai tempat tinggal manusia juga sebagai teman hidup manusia, lingkungan dapat berbentuk lingkungan fisik dan non fisik ,lingkungan alam dan liingkungan buatan adalah lingkungan fisik, sementara itu lingkungan non fisik adalah lingkuungan sosial budaya manusia dimana manusia timggal. Lingkungan sangat pnting bagi manusia.
B. KUALITAS LINGKUNGAN DAN PENDUDUK TERHADAP KESEJAHTERAAN
  1. Lingkungan dan kesejahteraan
       Lingkungan dapat memberikan sumber kehidupan agar manusia menjadi sejahtera, artinya lingkungan hidup menjadi sumber dalam mendukung kehidupan dan diharapkan mampu memberikan kesejahteraan dalam hidup manusia.
2. Penduduk ,lingkungan ,dan kesejahteraan
    Penduduk memiliki hubungan yang erat dengan lingkungan dan kesejahteraan. Penduduk merupakan orang-orang yang berdomisili atau tinggal disuatu tempat (lingkungan ) secara bersama-sama menyelenggarakan kehidupannya dalam jangka waktu yang lama, oleh karena itu penduduk merupakan salah satu modal dasar pembangunan dan perilaku pembangunan untuk kesejahteraannya dengan memanfaatkan lingkungan. Akan tetapi, satu hal yang tidak boleh dilupakan untuk melakukan pembangunan guna mencapai kesejahteraan adalah kualitas penduduk , penduduk yang berkualitas (meliputi tingkat pendidikam, skill, dan etos kerja).
C. PROBLEMATIKA LINGKUNGAN SOSIAL BUDAYA YANG DI HADAPI MASYARAKAT
     Lingkungan dapat mengalami suatu perubahan dalam proses interaksi dengan hidup manusia. Perubahan lingkungan banyak terjadi didaerah kota bila dibandingkan dengan aerah plosok(pedesaan) dimana penduduk nya lebih sedikit dan terkesan “primitive”. Terjadi kerusakan lingkungan karena dua faktor yaitu faktor alami dan faktor buatan karena tangan-tangan jahil manusia
     Manusia sebagai makhluk berakal memiliki kemampuan tinggi dibandingkan dengan makhluk lain akan terus berkembang dari pola hidup sederhana menuju ke kehidupan yang modern ,pentingnya lingkungan hidup yang terawat terkadang dilupakan oleh manusia.
      Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk pelestarian lingkungan hidup adalah:
a.       Penanaman kembali hutan yang gundul
b.      Pencegahan terhadap buang sampah dari limbah disembarang tempat
c.       Pemberian sanksi ketat terhadap pelaku pencemaran lingkungan
d.      Menghentikan eksploitas sumber daya alam secara berlebihan
e.       Peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya kelestarian tanah , air, udara, dan lingkungan.
     Hakikat pengelola lingkungan hidup oleh manusia adalah bagaimana manusia melakukan berbagai upaya agar kualitas meningkat sementara kulitas lingkungan juga semakin baik.
2. Problematika lingkungan sosial budaya
    Selain berinteraksi dengan lingkungan, manusia juga berinteraksi dengan manusia lain. Problemtika dalam lingkungan sosial budaya masyarakat merupakan permasalahan Karena menyangkut tata kelakuan yang abnormal , berlawan dengan hukum dan bersifat merusak.
D. ISU-ISU PENTING PERSOALAN LINTAS BUDAYA
      Dengan banyaknya isu-isu global sangat dibutuhkan kesadaran dari warganegara masing-masing untuk memiliki kesadaran global. Karena , tidak bisa dipungkiri bahwa isu-isu global ini menjadi keprihatinan bagi seluruh umat manusia sedunia.
1. Isu tentang lingkungan
     Pada tanggal 15 juni 972 faktor terpenting dalam masalah lingkungan adalah besar nya populasi manusia(lajunya pertumbuhan penduduk) , pertumbuhan penduduk yang pesat menimbulkan tantangan yang dicoba diatasi dengan pembangunan dan industralisasi. Beberapa contoh masalah lingkungan yang sering terjadi adalah sebagai berikut:
a.       Kekeringan
b.      Banjir
c.       Longsor
d.      Erosi /abrasi pantai
e.       Interusi ai laut
f.       Kebakaran hutan
g.      Pencemaran minyak lepas pantai
h.      Pemanasan global
i.        Hujan asam
j.        Penipisan lapisan ozom
k.      Penurunan keanekaragaman hayati
2. Isu tentang kemanusiaan
     Manusia adalah makhluk yang sempurna yang diciptakan oleh tuhan didunia, sehingga manusia memiliki harkat dan martabat yang tinggi, akan tetapi berbagai problem tetap dihadapi
a. kemiskinan
    merupakan sebuah isu global yang tidak pernah surut di perbincangkan sampai kapan pun, selama kemiskinan itu ada. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuhan kebutuhan dasar atau sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan.
    Kemiskinan dalam sebuah negara mayoritas dialami oleh penduduk yang tinggal dipedesaan.





           Penyebab utama kemiskinan dipedesaan adalah:
1)      Pendidikan yang rendah
2)      Ketimpangan kepemilikan moral dan lahan pertanian
3)      Ketidakmerataan investasi disektor pertanian
4)      Alokasi anggaran kredit yang terbatas
5)      Terbatasnya ketersediaan bahan kebutuhan dasar
6)      Pengelolaan ekonomi secara tradisional
7)      Rendahnya produktvitas dan pembentukan modal
8)      Budaya menabung yang belum berkembang
9)      Tidak adajaminan sosial bagi masyarakat desa
10)  Rendahnya jaminan kesehatan

b. Perang
     perang merupakan salah satu masalah yang menyangkut kemanusiaa. Perang adalah sebuah aksi fisik dan non fisik  (dalam arti sempit adalah kondisi permusuhan dengan menggunakan kekerasan) antara dua atau lebih kelompok manusia ( Sayidiman suryohadiprojo,2008).
    Faktor  kemiskinan dan penderitaan akibat perang sebagai berikut:
1)      Kelangkaan kebutuhan makan
2)      Kesulitan untuk memperoleh bahan keperluan sehari-hari dan kalau pun ada harga kebutuhan tersebut dipastikan sangat mahal
3)      Berkurangnya jumlah penduduk
4)      Kelaianan genetic generasi atau keturunan akibat radiasi senjata kimia dalam perang yang menggunakan senjata kimia.
c. Wabah penyakit
    wabah adalah istilah umum untuk menyebut kejadian  tersebarnya penyakit pada daerah yang luas dan banyak orang, maupun untuk menyebut penyakit yang menyebar tersebut. Wabah penyakit ini merupakan masalah kemnusiaan yang hingga saat ini juga belum bisa diatasi secara tuntas.
3.  Isu HAM
      Salah satu konsep dan indikator yang menjadi parameter bagi pertumbuhan dn perkembangan kemanusiaan diberbagai negara adalah menghormati hak asasi manusia dan nilai-nilai luhur kemanusiaan dengan seluruh dimensinya.
       Beberapa contoh pelanggaran HAM yang dilakukan pihak penguasa:
a.       Penindasan dan merampas hak rakyat dan oposisi dengan sewenag-wenang
b.      Menghambat dan membatasi kebebasan pers pendapat  dan berkumpul bagi hak rakyat dan oposisi
c.       Hukum (aturan dan /uu) diperlakukan tidak adil dan tidak manusiawi
d.      Manipulative dan membuat aturan pemilu sesuai dengan keinginan penguasa dan partai tiran/otoriter /tanpa diikuti /dihadiri rakyat dan oposisi.

DAFTAR PUSTAKA

Juliardi, Budi. 2014. Ilmu Sosial Budaya Dasar. Bandung:Alfabeta 

No comments:

Post a Comment